Perjuangan Para Siswa di Pedalaman Indonesia Menuju Sekolah Ini Bikin Dunia Terharu
www.Mario4D.com - Bagi yang tinggal di perkotaan, akses menuju fasilitas-fasilitas umum rasanya sudah dimudahkan. Baik dimudahkan dengan teknologi maupun akses transportasi yang sudah memadai. Contohnya saja fasilitas kesehatan dan pendidikan bisa banyak ditemukan di perkotaan. Tinggal pilih, mau yang dikelola pemerintah atau swasta. Mulai dari yang dananya paling murah sampai paling mahal ada semua di kota.
Berbeda sekali dengan kondisi yang ada di pedesaan. Jangankan untuk mendapatkan akses kesehatan maupun pendidikan dengan baik, untuk menjangkaunya saja tidak mudah. Kadang hanya untuk sekolah saja para siswa harus berjalan kaki menyusuri hutan atau menyeberangi sungai dengan aliran yang sangat deras tanpa adanya jembatan yang memadai. Kalaupun ada jembatan, kadang banyak yang sudah rusak dimakan zaman. Pasalnya, jembatan tersebut minim peremajaan dan justru rusak dimakan zaman.
Keadaan yang terjadi di kota dan desa memang berbanding terbalik. Saat di institusi pendidikan yang mengandalkan teknologi, para siswa di pedesaan hanya untuk menjangkau sekolah konvensional saja bisa dibilang bertaruh nyawa setiap hari. Seperti yang kali ini YuKepo mau merefleksikan perjuangan para siswa di pedesaan demi menempuh pendidikan di sekolah. Kalau orang kota merasakan ini, dijamin bakalan kapok sekolah. Penasaran? Yuk, kepoin bareng YuKepo! di www.Mario4D.com
1. Para penerus bangsa ini terpaksa menerjang bahaya hanya untuk sekolah
2. Coba bayangin kalau setiap pagi harus nebeng sama truk besar ini, belum nyampe sekolah bisa-bisa masuk angin
3. Ngebayangin gak sih jadi si adik ini, tiap pagi harus lewat jembatan tua ini? Pegangan juga susah
4. Apalagi yang ini, mengerikan banget, jarak dari rumah ke sekolah bisa jadi jauh banget

5. Terpaksa menyebrangi aliran sungai setiap pagi, untung ada yang baik mau gendongin, besok gantian ya

5. Terpaksa menyebrangi aliran sungai setiap pagi, untung ada yang baik mau gendongin, besok gantian ya












No comments