www.Mario4D.com - “Cinta Di atas Bukit” atau “Dataran Tinggi Tumbuhnya Asmara” atau bahkan “Kasih Sayang di Perkebunan Teh Kayu Aro Jambi.” Kamu pernah denger beberapa judul di atas? Itu lo, judul-judul sinetron pendek atau FTV yang cuma sekali doang munculnya.

Tak jauh dari Sungai Penuh
Nah, kalo yang satu ini ada di Kaki Gunung
Kerinci. Iya, sih. Gunung
Kerinci memang enggak tinggi-tinggi amat. Tapi cukuplah ya buat sebuah perkebunan teh diproduksi. Sebagaimana Perkebunan Teh Kayu Aro ini cukup jauh dari pusat Kota Jambi. Jaraknya sekitar 434 Km. perjalanannya bisa sampai 9 jam.
Memang bisa dibilang sangat lama dan jauh, sih, tapi kalau sudah sampai sana baru tahu indahnya Perkebunan Teh Kayu Aro. Di sana kamu bakal menemui banyak homestay dan hotel yang bisa kamu sewa. Tepatnya di daerah kota sungai penuh yang jaraknya cuma 32 km. Enggak jauh-jauh amat-lah dari perkebunan teh.
Fakta lainnya, kamu bakal segera tahu kalau Perkebunan Teh Kayu Aro ini adalah perkebunan teh yang paling tua di Indonesia. Semenjak pemerintahan kolonial Belanda, perkebunan teh ini sudah ada di sana.
Tepatnya pada tahun 1925 yang pada akhirnya diambil alih oleh PT Perkebunan Nusantara VI pada tahun 1956. Selain itu, Perkebunan Teh Kayu Aro merupakan perkebunan teh tertinggi kedua yang ada di dunia. Hanya di bawah dari perkebunan teh Darjeeling di Himalaya.
No comments